Thursday, January 19, 2017

welcoming nokia to the Club

kayak nokia, semakin berkembangnya waktu, we dont just need those kind of men yang baik dan sayang. semakin hari, semakin banyak spesifikasinya. Kita butuh yang nampung banyak spesifikasi, banyak perihal. kek OS IPhone, Android, merk hp Samsung, Sony, Xiaomi, dll. Yang cameranya 20MP lah. Bisa selfie lah. RAM nya gede lah. Bisa main game.  Layar High Quality. Bahkan ada yang butuh yang segala bisa diajak nyelem dalem aer.
Sama kan kek pasangan hidup? Maunya dari suku A, B, C. maunya yang orangnya humoris. Maunya yang pinter masak. Maunya yang ganteng dan cantik. Maunya yg bisa mingle sama keluarga. Maunya yang ramah. Maunya yang romantis. dan masih banyak maunya maunya yang lain.

"aku mah yang penting baik aja."
Ah kamu naif sekali. Semua orang juga pada dasarnya baik. baik itu kan relatif. Baik ke siapa dan bagi siapa dulu? baik bagi kamu, keluarga mu atau pergaulan mu? ya kalo mau baik semuanya, itu namanya kamu gak berdasar baik doang. pasti ada lagi spesifikasinya. berarti kamu sama aja kaya orang-orang yang butuh smartphone.

Masalah sayang? sadly, rasionalitas gue berpikir ya kek batere. Meskipun Nokia baterenya tahan lama ketimbang temen-temennya itu, pada akhirnya pasti bakal abis. Orang dipake terus tiap hari. Maka itulah ada casan dan powerbank, yang bisa selalu mengisi ulang para batere tersebut. Tapi katanya, seiring berjalannya waktu tahun ke tahun, ketahanan batere akan mengurang, ya kan? bukannya sayang juga gitu? mulai komplen sifatnya gini gini gini, mulai nuntut harus kaya gini harus kaya gitu.
Jadi, masih bertahan hidup atas dasar sayang tok? (god this heard like im romantic pessimism. wkwk. tapi engga, lets just be real ya.. bukan berarti gue sinis dengan itu semua kok. *takut diamuk*)

maka dari itu, kebanyakan orang mulai realistis buat nyari hp yang bisa fit in sama kebutuhan kesehariannya. gak cuma buat nelpon dan sms doang. ya.. pasangan hidup kurang lebih juga seperti itu lah. nyari yang bener-bener cucok. Gak cuma cinta buta doang.

Gue gak katakan bahwa kita, gabutuh sesosok nokia lagi di dunia yang super hi-tech ini. Engga. Keeksisan Nokia saat ini faktanya masih dibutuhkan banget. Coba, berapa banyak orang diluar sana, yang meskipun main phonenya adalah smartphone, pasti pada punya juga nokia sebagai sidenya ketika smartphone kurang bisa diharapkan. oke, pembicaraan ini kek kesannya ini kok metafora pembenaran dari perselingkuhan ya. wkwk. Tapi ya intinya Nokia masih dibutuhkan. Banget. Buktinya para bapak-ibu diluar sana yang susah bergaul dengan smartphone, lebih memilih mengandalkan Nokia tuh.
Bukan berarti kesannya Nokia hanya 'pantas' dengan yang kolot ataupun sekedar sebagai side doang yak. wkwk. Yang gue artikan disini, ya mereka - semua manusia - punya spesifikasi dan kebutuhan masing-masing untuk menunjang hidupnya. Sama kayak nyari pasangan.

Dengan perkembangan zaman yang sepesat kek sekarang, kriteria semakin banyak, dan nokia, menurut gue, kalo mau tetap berkembang pesat di zaman ini, mesti berbenah dan menambah spesifikasinya. kalo gak, yaudah cari aja orang yang mau ama Nokia, dan gak ngiler sama spesifikasi smartphone-smartphone itu.

gue gak mengatakan Nokia buruk, jelek atau apapun itu. i still love Nokia anyway. We are, dont we? hanya aja, kita mesti realistis kan dalam hidup?

Dan kini, gue mendengar sebuah kabar yang cukup mengejutkan. Nokia finally become a part of Android Club. Widiih.. *keprok keprok*

Gaktau ya ini termasuk kabar baik atau buruk. bukan ahlinya juga sih. Ya gue hanya sesosok makhluk sotoy disini nyoba-nyoba nge-compare kehidupan Nokia dan teman-teman dengan konsep mendapatkan pasangan hidup yang ideal. wkwkwk.

Tapi gini.. ngeliat sejarah hidup dan pasang surutnya Nokia, kita tau kan dia bener-bener coba buat bangkit. ya dengan segala hal-hal yang Nokia lalui..
Dari masa kejayaan. orang-orang mengelu-elukan Nokia, karena u r the best at ur own, at ur time.
Kemudian masa keterpurukan. dimana orang-orang mulai berkembang, dan berpikir they need something more. Datang lah makhluk smartphone idaman sialan itu yang menggoda ur lovely ones. Dikhianati oleh mereka hanya karena ekspektasi mereka yang selalu ingin lebih, selalu ingin menunjang seluruh aspek kehidupannya.
Kamu terpuruk, jatuh kemudian bangkrut.

u really trying ur best, to become a new one. jadi temennya microsoft, si orang gede. anti mainstream gitu jadi windows phone. Tapi ups, salah langkah. Jadi something new, something different, not really make them back. Mungkin kamu salah cara berdandan, mungkin kamu jatohnya alay? mungkin.. gak tau juga ya Nokia.

dan terpuruk lagi.

Until now, founding u r here, becoming a really fresh, brand new u. just so to be liked by everyone. This not the old u anymore. this is not the lovin and the long-lasting battery, i used to know. u r just the ordinary-competing-smartphone. just like the others.

Lets see how much u can grow then.

- me, facing the new face of nokia, and the post break up.
ya jadi maapin aja ya kalo gaje ngomong apaan. hehehehe.